Jakarta, 27 Mei 2026 – Kaharuddin Djenod kembali dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama PT PAL Indonesia setelah keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Holding Industri Maritim Defend ID. Keputusan itu menjadi bagian dari penyegaran sekaligus penguatan kepemimpinan perusahaan strategis nasional di sektor industri maritim dan pertahanan. Selain mempertahankan Kaharuddin di posisi pucuk pimpinan, RUPST juga menetapkan sejumlah perubahan dan penguatan pada jajaran komisaris perusahaan. Langkah tersebut disebut bertujuan mempercepat transformasi PT PAL agar semakin kompetitif dalam industri maritim dan pertahanan global.
Dalam susunan direksi terbaru, Kaharuddin Djenod tetap menjabat sebagai Direktur Utama. Sementara posisi Direktur Keuangan dan SDM diisi oleh Pramusti Indrascaryo, Direktur Pemasaran dijabat Wiyono Komodjojo, Direktur Produksi dipercayakan kepada Diana Rosa, dan Direktur Teknologi serta Manajemen Risiko diisi Briljan Gazalba. Struktur tersebut dipertahankan untuk menjaga kesinambungan program transformasi perusahaan yang tengah berjalan dalam beberapa tahun terakhir. Manajemen berharap stabilitas kepemimpinan dapat membantu percepatan berbagai proyek strategis nasional yang sedang dikerjakan PT PAL.
Pada jajaran dewan komisaris, Muhammad Ali tetap dipercaya sebagai Komisaris Utama. RUPST juga menetapkan Achmad Taufiqoerrochman sebagai Wakil Komisaris Utama, sementara M. Firdausi dan Hendradi Gunarso masuk sebagai komisaris. Adapun posisi Komisaris Independen diisi oleh Tri Harsono. Penambahan struktur pengawasan tersebut dinilai penting untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan mendukung arah transformasi bisnis PT PAL ke depan.
Manajemen PT PAL menyebut keberlanjutan kepemimpinan menjadi faktor penting dalam menjaga momentum transformasi perusahaan yang kini memasuki tahap akhir atau end-stage transformation. Perusahaan saat ini tengah fokus memperkuat digitalisasi operasional, modernisasi fasilitas produksi, hingga peningkatan kapasitas industri maritim nasional. PT PAL juga terus mendorong pengembangan industri pertahanan dalam negeri melalui berbagai proyek kapal perang, kapal selam, dan teknologi maritim strategis lainnya. Penguatan struktur pengurus diharapkan mampu mempercepat pencapaian target perusahaan dalam meningkatkan daya saing global.
Selain perubahan susunan pengurus, PT PAL juga melaporkan capaian kinerja positif dalam RUPST tahun buku 2025. Perusahaan mencatat peningkatan laba bersih dan efisiensi operasional yang disebut didorong oleh percepatan digitalisasi dan modernisasi proses produksi. Dengan kepemimpinan baru yang tetap melibatkan figur lama, PT PAL diharapkan mampu mempertahankan pertumbuhan sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu industri strategis nasional di bidang maritim dan pertahanan.




